Jadi Gerbang Perjalanan Film "ISTIMEWA " Kisah Lima Anak Distabilitas Menguras Air Mata Penonton Di Bioskop Irian Kisaran



Asahan - Bidiksumatera.Online

Setelah menyelesaikan rangkaian perjalanannya di berbagai kota di Pulau Jawa, film Istimewa kini memperluas jangkauannya untuk menyapa para penonton di Pulau Sumatera. Kota Kisaran Asahan tempat kedua yang sebelumnya sudah tayang di Medan  dipilih sebagai titik awal dimulainya rangkaian kunjungan bioskop (cinema visit) di wilayah Sumatera.

Bertempat di  Studio bioskop Irian Kisaran  pada jumat(21/8/2026), para pemeran serta produser film Istimewa hadir secara langsung untuk bertemu dan berinteraksi dengan masyarakat Asahan (kisaran )yang antusias menyambut penayangan film ini.

Kehadiran di di Kisaran bertempat studio bioskop  Irian  disambut dengan hangat oleh para penonton yang telah menantikan kisah mengharukan dari Enam anak Distabilitas  di Rumah Istimewa. Para pemain yang hadir dalam kunjungan ini meliputi Yanni Melwani dan Prija Iska (Priijay), serta turut didampingi langsung oleh produser film Istimewa, H.Abdullah Mansuri atau yang akrab disapa Pak Mansuri dan Ayah Mans.(21/08/26)

Kehadiran mereka memberikan kesempatan bagi penonton di kisaran  untuk menyelami lebih dekat pesan kemanusiaan, kekeluargaan, dan ketulusan yang diusung oleh film bergenre drama keluarga ini.

Bagi produser film Istimewa, Abdullah Mansuri, pemilihan Medan sebagai kota pembuka untuk wilayah Sumatera memiliki arti penting dalam memperluas jangkauan pesan universal film tersebut. Dari perjalanan sebelumnya di Pulau Jawa, antusiasme penonton menunjukkan bahwa cerita mengenai penerimaan dan kasih sayang dapat dirasakan oleh siapa saja tanpa batasan latar belakang.

"Kami sangat bersyukur dapat melanjutkan perjalanan Istimewa ke Pulau Sumatera, dan Medan,Kisaran dan Labuhan Batu Ranto Prapat menjadi kota pertama yang kami tuju. Respons luar biasa yang kami temukan di berbagai kota sebelumnya memperlihatkan bahwa pesan film ini sangat universal. Kita semua memiliki perbedaan, kekurangan, serta cerita masing-masing. Namun, yang terpenting adalah bagaimana kita tidak menjadikan kekurangan sebagai cara untuk mendefinisikan seseorang," ujar H.Abdullah Mansyuri yang juga seorang " AYAH" bagi anak -anak distabilitas seluruh Indonesia.

Ia juga menambahkan bahwa perjalanan Istimewa melalui kunjungan bioskop ini bukan sekadar ajang promosi, melainkan sebuah sarana refleksi agar masyarakat dapat lebih terbuka dalam melihat sesama manusia, serta belajar menerima diri sendiri dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Yanni Melwani, salah satu pemeran utama yang turut hadir menyapa penonton di Studio Irian Kisaran , mengungkapkan kebahagiaannya atas sambutan hangat yang diberikan oleh masyarakat kisaran atau asahan.

"Bertemu langsung dengan penonton di kisaran memberikan energi yang luar biasa bagi kami. Setiap kota selalu meninggalkan kesan tersendiri, dan antusiasme di kisaran membuktikan bahwa cerita tentang ikatan keluarga dan ketulusan di Rumah Istimewa ini mampu menyentuh hati penonton dari berbagai kalangan. Semoga pesan yang kami bawa dapat terus melekat di hati para penonton setelah keluar dari studio bioskop," ungkap Yanni Melwani.

Senada dengan Yanni, Aldi, Prija Iska (Priijay) dan Anggi berharap perjalanan film Istimewa di Sumatera dapat menginspirasi lebih banyak penonton untuk melihat individu lain dari esensi kemanusiaannya, bukan dari batasan fisik atau keterbatasannya.

"Perjalanan film ini adalah tentang bagaimana kita membuka mata dan hati kita. Harapan saya, setelah menyaksikan Istimewa, penonton dapat semakin menghargai satu sama lain dan melihat bahwa setiap manusia memiliki keistimewaannya masing-masing," kata Priijay.

Rangkaian kunjungan bioskop Irian Kisaran ini menjadi langkah awal yang berharga bagi film Istimewa di Pulau Sumatera. Melalui kisah yang menyentuh, penuh haru, dan sarat nilai kekeluargaan, film Istimewa siap menghiasi layar bioskop seluruh Indonesia dan mengajak penonton untuk merayakan keistimewaan dalam setiap diri manusia.

Film Istimewa akan tayang secara serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 17 September 2026 yang akan datang.


Kontributor : Red/Eka Sartika

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama