Konten Kreator Serahkan Bale Permintaan Maaf Kepada Masyarakat Tanjungbalai


Bidiksumatera.Online - Tanjungbalai

Seorang konten kreator di Kabupaten Asahan menyerahkan bale permintaan maaf sebagai bentuk penyesalan atas konten yang sempat menuai kontroversi dan dianggap menyinggung masyarakat setempat. Penyerahan bale dilakukan Alun - Alun Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah dan disaksikan oleh perwakilan tokoh masyarakat serta aparat pemerintah.

Konten kreator Bams Antono Marpaung, itu sebelumnya membuat konten video yang dinilai tidak pantas dan menyudutkan citra Kota Tanjungbalai. Setelah menuai kritik dari berbagai pihak, Bams akhirnya mengakui kekhilafannya dan secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Tanjungbalai. 

Staf Ahli Kemasyarakatan & SDM Pemko Tanjungbalai Anwar Ruzi, menyambut baik langkah tersebut. 

“Kami menghargai inisiatif ini. Semoga ini menjadi pelajaran, tidak hanya bagi yang bersangkutan, tapi juga bagi konten kreator lain agar lebih berhati-hati dan bijak dalam menyampaikan pesan di media sosial,” ujarnya.

Ia juga berharap kejadian ini menjadi momentum edukatif agar para pengguna media digital tidak gegabah dalam membuat konten yang berpotensi menyinggung nilai-nilai lokal.Bams Antono Marpaung, mengungkapkan penyesalan dan permintaan maaf nya atas konten yang Ia buat dan meresahkan masyarakat Tanjungbalai. 

“Ini adalah bentuk tanggung jawab saya. Saya sadar bahwa konten saya telah menimbulkan keresahan. Lewat bale ini, saya ingin menunjukkan bahwa saya benar-benar menyesal dan berkomitmen untuk lebih bijak dalam berkarya serta meminta maaf kepada seluruh masyarakat Tanjungbalai,” kata Bams,Ia juga mengakui kekompakan masyarakat Tanjungbalai dalam menjaga nama baik kota Tanjungbalai.

“Saya sangat salut dan bangga kepada masyarakat Tanjungbalai atas kekompakannya. Kedepannya, saya dan konten kreator lainnya akan mempromosikan kota Tanjungbalai ke masyarakat luas melalui konten-konten kami.” ucapnya.

Kontributor :Eka Sartika

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama