BIDIKSUMATERA.ONLINE - MEDAN
Adalah Alumni SMA Negeri 7 Medan 1984 atau biasa disebut Alumni Smanju '84 sekira tiga bulan yang lalu, sebulan menjelang Ramadhan 1446 H membentuk wadah untuk kepentingan sosial.
Wadah itu dinamakan Tangan Peduli dan juga merupakan bagian dari Alumni Smanju '84.
Jadi pada Jumat (2/5) ada menyumbang dua unit kipas angin untuk Lembaga Pendidikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tunas Ceria Mandiri dan Taman Mengaji Ceria Mandiri yang beralamat jalan Sidomulyo no 39 Keluarahan Pulo Berayan 1 Kecamatan Medan Deli.
Sumbangan dua kipas angin itu sesuai apa yang dibutuhkan untuk PAUD Tunas Ceria karna, bisa jadi untuk keperluan belajar mengajar di dalam ruangan kelas agar menjadi sejuk yang bisa membuat nyaman anak-anak PAUD maupun anak-anak mengaji.
Karna ruangan yang terbatas untuk anak-anak PAUD belajar pagi dari pukul 08.30 wib hingga 10.30 wib.
Sementara anak-anak yang belajar mengaji dimulai pukul 14.00 wib hingga pukul 16.00 wib di ruangan yang sama.
Kepada awak media ini H. Ardi SH salah seorang pencetus Tangan Peduli mengatakan dibentuknya Tangan Peduli ini adalah untuk mengakomodir sumbangan dari para warga masyarakat terutama alumni Smanju '84 dan sesungguhnya Tangan Peduli menyalurkan sumbangan-sumbangan disalurkan kepemeluk semua agama, artinya baik muslim maupun non muslim, karena Alumni Smanju '84 ini juga ada yang muslim dan muslim.
"Insya Allah Tangan Peduli Smanju '84 ini akan berkembang di masa yang akan datang bahkan bisa diwariskan kepada generasi Alumni Smanju yang masih muda, untuk saat ini kitalah pelopornya" pungkas H. Ardi mengahiri.
kontributor :Red

