Minta Wali Kota Tanjungbalai Evaluasi dan Copot Kepala Dinas Perhubungan Yang Dinilai Gagal Menertibkan Parkir liar.


Tanjungbalai -Bidiksumatera.Online

Sejumlah warga bahkan secara tegas meminta Wali Kota Tanjungbalai untuk mengevaluasi dan mencopot Kepala Dinas Perhubungan yang dinilai gagal menertibkan parkir liar serta tidak mampu menghadirkan sistem parkir yang tertib dan berkeadilan.(02/01/2026)

Warga mengeluh parkir yang ada di Kota Tanjungbalai terus meningkat dan dinilai sudah berada pada tahap mengkhawatirkan.

Warga juga mengaku selalu dipungut uang parkir meski hanya berhenti sebentar, bahkan di lokasi yang tidak jelas statusnya sebagai area parkir resmi, seperti kawasan Car Free Day (CFD), Pasiran, hingga pinggir jalan umum.

Herannya,kerap banyak kejadian juru parkir tidak memberikan langsung karcis parkir hanya menarik uang tanpa memberikan jaminan keamanan.

Karcis baru diserahkan setelah diminta oleh pengguna jasa, memunculkan dugaan kuat adanya praktik pungutan liar yang tidak transparan dan berpotensi yang melanggar aturan.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, 

“Kalau memang resmi, kenapa karcis tidak langsung diberikan? Ini terkesan asal pungut.

Iya juga mempertanyakan tanggung jawab juru parkir terhadap keamanan kendaraan. Apabila terjadi kehilangan kendaraan atau barang, sepenuhnya dibebankan kepada pemilik.

Warga lainya juga menegaskan kondisi ini dinilai mencerminkan lemahnya pengawasan dan buruknya tata kelola perparkiran di Kota Tanjungbalai. 

Ini bukan lagi sekadar parkir liar, tapi sudah menjadi pembiaran pungli.

Harapan masyarakat kepada Wali Kota Tanjungbalai segera mengambil langkah-langkah tegas mulai'i audit sistem perparkiran, penertiban menyeluruh, serta penerapkan sanksi kepada oknum juru parkir dan pihak-pihak yang terlibat. 

pembenahan ini dinilai penting agar masyarakat tidak semakin terbebani dan pelayanan publik berjalan sesuai dengan aturan.

Kontributor :Red/Eka Sartika

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama