Bidiksumatera.Online | Medan
Kehidupan sosial manusia tidak terlepas dari interaksi satu sama lain. Perkembangan interaksi sosial akan meningkat seiring bertambahnya usia. Pada dasarnya peningkatan perilaku pada anak sangat bergantung pada keluarga. Keluarga mempunyai peranan penting dalam mengajarkan cara berperilaku yang baik dan benar kepada buah hatinya, tetapi jika lingkungan keluarga tidak ikut terlibat dalam perkembangan sosial individu, maka anak akan cenderung berbuat ke arah yang kurang baik, salah satunya bullying. Bullying ini dapat dilakukan seseorang atau kelompok tertentu untuk menyakiti seseorang melalui fisik atau psikologis yang berpotensi membuat korban trauma dan tertekan.
Tindakan bully tidak hanya berupa kekerasan secara fisik kepada korban, seperti memukul, menampar, atau menendang. Bully juga dapat berupa tindakan tanpa melakukan kekerasan fisik atau secara verbal, seperti mengejek, memanggil seseorang dengan sebutan yang tidak sewajarnya, bahkan cenderung tidak sopan.
Melalui kegiatan ini Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara berusaha untuk berpartisipasi dalam mencegah tindakan bullying pada Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah dan Raudhatul Athfal Lingkungan Madrasah merupakan lingkungan yang rentan terhadap bullying. Dalam kegiatan ini juga dilakukan Penandatanganan Komitmen Bersama Pencegahan Bullying di Madrasah sebagai bukti atas dukungan kita untuk ikut andil dalam Pencegahan Bullying di Madrasah.
Kegiatan ini merupakan kegiatan positif yang patut diapresiasi. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kabid Penmad dan Ketua Tim Kerja Kesiswaan yang telah menggagas kegiatan ini. Semoga dengan adanya kegiatan Deklarasi Pencegahan Bullying di Madrasah ini, anak-anak mulai bisa saling menghargai dan tentu saja itu juga akan berorientasi terhadap siswa agar mentalnya lebih sehat.
Kontributor : Sabarudin

