Kemenag Nias Selatan H.Fadlin Gea.S.Pd Pastikan TPG 167 Guru Agama Kristen Pemda Telah Cair, Jelaskan Penyebab Keterlambatan

Nias Selatan -Bidiksumatera.Online

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nias Selatan, H. Fadlin Gea, S.Pd., menyampaikan klarifikasi terkait keterlambatan pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi Guru Pemerintah Daerah yang lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) Tahun 2025. TPG yang dimaksud merupakan hak bagi 207 Guru Pemda yang berstatus sebagai penerima baru TPG. Klarifikasi ini disampaikan sebagai bentuk keterbukaan Kemenag Nias Selatan terkait proses, kendala, dan perkembangan pencairan TPG tersebut.

Fadlin menjelaskan, pembayaran TPG bagi 207 guru tersebut belum dapat dilakukan sejak awal Tahun 2026 karena anggaran belum tersedia atau belum masuk dalam DIPA Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nias Selatan. Anggaran Belanja Tambahan (ABT) baru masuk dalam DIPA pada akhir Juli 2026. Setelah anggaran tersedia, Kemenag Nias Selatan segera melakukan rapat koordinasi untuk membahas langkah-langkah percepatan pencairan, termasuk TPG bagi Guru Pemda yang lulus PPG Tahun 2025.

“Setelah ABT masuk dalam DIPA, kami langsung melakukan koordinasi dan pertemuan dengan para guru untuk menyampaikan tahapan serta persyaratan administrasi dalam rangka pencairan TPG Tahun 2026,” ujar Fadlin. Proses pemberkasan dilakukan sesuai Surat Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 80 Tahun 2026 tentang petunjuk teknis pembayaran TPG, termasuk tahapan penginputan supplier bagi para guru sebagai penerima baru TPG yang terkoneksi dengan KPPN Gunungsitoli. Pembayaran tersebut mencakup rapel TPG periode Januari hingga Agustus 2026.

Dalam prosesnya, Kemenag Nias Selatan menghadapi sejumlah kendala, antara lain kondisi geografis yang menyebabkan sebagian guru tinggal jauh dan berada di wilayah kepulauan, kendala kepemilikan rekening BRI, serta data NPWP yang belum sinkron dengan data terbaru. Gangguan jaringan internet juga menjadi salah satu kendala teknis dalam proses penginputan administrasi. Untuk mengatasinya, Kemenag memfasilitasi pembuatan rekening melalui pertemuan bersama BRI Cabang Teluk Dalam, membantu pembaruan NPWP, membuka pelayanan pemberkasan melalui PTSP, serta memberikan kemudahan pengiriman dokumen dalam bentuk PDF melalui WhatsApp bagi guru di wilayah kepulauan.

Fadlin menegaskan bahwa Kemenag Nias Selatan terus berupaya mempercepat proses pencairan dan membuka akses komunikasi bagi para guru. Sejak awal, para guru telah diberikan saluran informasi melalui grup WhatsApp, bahkan Kepala Kantor turut membagikan nomor HP/WhatsApp pribadinya agar guru dapat menyampaikan pertanyaan maupun kendala secara langsung. “Kami tidak ingin mempersulit, justru setiap kendala yang dapat kami bantu akan kami carikan solusinya,” tegasnya.

Perkembangan terbaru, pada Senin (14/9/2026), TPG periode Januari sampai Maret 2026 telah cair dan masuk ke rekening 167 guru. Sementara itu, proses terhadap guru lainnya masih terus dilakukan, termasuk penyelesaian administrasi dan validasi data, sedangkan untuk TPG periode April sampai Agustus 2026 akan segera diproses sesegera mungkin sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Adapun dua guru lainnya belum dapat dicairkan secara bersamaan karena masih terdapat data yang belum valid dan perlu diperbaiki serta divalidasi.

Fadlin menegaskan komitmen Kemenag Nias Selatan dalam memberikan pelayanan yang mudah, transparan, dan tanpa biaya kepada masyarakat. “Prinsip kami adalah mudahkan, jangan dipersulit; selagi bisa dimudahkan, mengapa harus dipersulit, serta seluruh pelayanan kepada masyarakat adalah Nol Rupiah,” katanya. Ia juga memastikan Kemenag Nias Selatan akan terus memberikan pelayanan yang ramah dan nyaman untuk semua serta mengawal proses pencairan TPG hingga seluruh tahapan dapat diselesaikan sesuai ketentuan.

Red/Hendri.Maru

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama