Lumban Julu – Bidiksumatera.Online
Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama Kecamatan Lumban Julu, Muhammad Ali Pakpahan, menyeberangi perairan Danau Toba menggunakan perahu motor untuk melaksanakan pembinaan keagamaan kepada kelompok binaannya di wilayah pesisir danau, menjadi wujud nyata komitmen KUA menjangkau umat hingga daerah terpencil.
Muhammad Ali Pakpahan berangkat pesisir Desa Binangalom menuju Desa Sibaruang, Kecamatan Lumban Julu. Desa tersebut dapat diakses melalui jalur air sehingga perjalanan laut menjadi pilihan utama. Perjalanan ditempuh selama kurang lebih 45 menit dengan menggunakan perahu milik warga yang telah lama membantu mobilitas penyuluh ke desa-desa binaan. Cuaca cerah dan gelombang tenang membuat perjalanan berjalan aman dan lancar.
Setibanya di Desa Sibaruang, Ali Pakpahan langsung mengisi majelis taklim ibu-ibu dan pembinaan remaja masjid di balai desa. Materi yang disampaikan meliputi penguatan akhlak mulia, fikih praktis tentang ibadah sehari-hari, serta pentingnya menjaga kerukunan hidup bertoleransi di tengah keberagaman masyarakat pesisir Danau Toba. Diskusi berlangsung interaktif dan warga antusias menyampaikan berbagai persoalan keagamaan yang mereka hadapi.
Ia mengatakan, tujuan utama kunjungan ini adalah memastikan layanan pembinaan keagamaan berjalan merata tanpa terkendala geografis. Wilayah kerja KUA Lumban Julu memiliki sejumlah desa yang terpisah Danau Toba, sehingga pendekatan langsung melalui jalur air menjadi strategi efektif. Kehadiran penyuluh di tengah masyarakat memudahkan penyampaian materi, mendengar aspirasi umat, dan memberikan pendampingan langsung terkait permasalahan keagamaan, keluarga sakinah, hingga zakat dan wakaf.
Ali Pakpahan menegaskan bahwa program penyuluhan keliling akan terus digiatkan, khususnya ke wilayah yang akses daratnya terbatas. Perahu menjadi sarana penting bagi penyuluh untuk menjangkau umat di pulau-pulau kecil dan desa pesisir. Selain pembinaan, penyuluh juga berperan mendata kebutuhan masyarakat, memfasilitasi layanan pencatatan nikah, serta memberikan edukasi tentang program keagamaan Kementerian Agama.
Warga Desa Sibaruang menyambut hangat kedatangan penyuluh agama. Mereka merasa diperhatikan dan terbantu dengan hadirnya penyuluhan langsung. Ke depan, kelompok binaan berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin agar ilmu agama dan nilai kebersamaan terus terjaga di tengah masyarakat pesisir Danau Toba.
Melalui perjalanan menyeberangi Danau Toba ini, KUA Lumban Julu ingin menunjukkan bahwa tidak ada jarak yang terlalu jauh untuk melayani umat. Dedikasi penyuluh seperti Muhammad Ali Pakpahan menjadi inspirasi bahwa pelayanan keagamaan harus sampai ke seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.
Sumber : Humas Kanwil Kemenag Sumut
Kontributor :Red/Darwan
