Nias Selatan – Bidiksumatera.Online
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Nias Selatan Damai Omega Telaumbanua, SKM., MM, memastikan kapal Bus Air RoRo KMP Hafamati HF segera beroperasi melayani wilayah Kepulauan Batu.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan Dinas Perhubungan Nias Selatan Induk Laia di Kantor Dinas Perhubungan Nias Selatan, Jalan Arah Sorake Km 7, Kecamatan Fanayama, Jumat (27/3/2026).
Induk Laia menjelaskan, pengoperasian kapal tersebut merupakan bagian dari kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Nias Selatan dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang telah di perpanjang pada tahun 2026.
“Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari nota kesepahaman sebelumnya yang telah berakhir pada oktober 2025,dan kini diperpanjang guna mendukung operasional kapal Air BUS Roro KMP Hafamati HF’, ujarnya.
Induk Laia merinci, kerja sama awal antara Pemkab Nias Selatan dan ASDP tertuang dalam nota kesepahaman tahun 2022. Seiring berakhirnya masa berlaku, kedua pihak kembali menandatangani nota kesepahaman yang diperpanjang pada 3 Februari 2026 di Jakarta oleh Bupati Nias Selatan bersama pihak ASDP.
Dalam proses percepatan operasional, sejumlah tahapan telah dilakukan. Di antaranya pengecekan kapal oleh tim ASDP, pihak galangan kapal, dan Dishub Nias Selatan pada 19 Februari 2026, serta koordinasi lanjutan melalui rapat daring pada 12 Maret 2026.
Selain itu, pemerintah daerah juga telah menyampaikan surat penugasan pengoperasian serta status penggunaan barang milik daerah berupa kapal KMP Hafamati HF kepada ASDP sebagai operator.
Induk Laia mengungkapkan, sebelumnya kapal tersebut tidak beroperasi sepanjang 2024 hingga 2025 akibat kendala distribusi bahan bakar minyak (BBM). Namun, persoalan tersebut kini telah teratasi seiring beroperasinya stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Pulau Tello oleh PT Elora Fam Jaya sejak Januari 2026.
“Dengan adanya SPBU di Pulau Tello, kebutuhan BBM kapal kini dapat dipenuhi melalui kerja sama PT. ASDP dengan transportir dari pangkalan Pertamina,” katanya.
Lebih lanjut, kapal KMP Hafamati HF dijadwalkan menjalani proses docking atau perawatan di galangan kapal Gunungsitoli oleh PT Cahaya Baru Shipyard. Namun, proses tersebut mengalami penyesuaian jadwal akibat antrean, sehingga docking direncanakan berlangsung pada awal April 2026.
“Setelah itu, pemerintah daerah akan melaksanakan peluncuran perdana atau launching kapal,” ujarnya.
Adapun rute pelayanan kapal KMP Hafamati HF akan melayani lintasan di wilayah Kepulauan Batu, meliputi Pulau Tello–Lasondre–Saeru–Lumbui Melayu.
Jalur tersebut telah melalui proses survei oleh tim gabungan ASDP, Dishub Nias Selatan, serta pengawas pelabuhan dari BPTD Teluk Dalam.
Pengoperasian kapal ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah kepulauan serta mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di kawasan tersebut.
“Dengan beroperasinya KMP Hafamati HF, diharapkan pelayanan transportasi laut di Kepulauan Batu semakin optimal dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat,” tutupnya.
kontributor :Red/Hendry

