Bantuan Kolaborasi Peduli Sesama, Cinta Sesama, Bantu Sesama, Tahap ke Empat di Aceh Tamiang.


Aceh Tamiang -Bidiksumatera.Online

Kolaborasi Peduli Sesama Cinta Sesama, Bantu Sesama dari Tangan Peduli SMAN 7 '84, SSSGC Indonesia dan IMM, kembali melaksanakan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh, pada Minggu (20/12/2025). Pengiriman bantuan tahap ke IV sudah dilakukan oleh relawan yang dibentuk belum genap satu tahun yang digagas H. Ardi (profesional) asal Jakarta serta kawan-kawan di Kota Medan, alumni SMA Negeri 7 Medan. 

Seperti diketahui kegiatan pengiriman bantuan kemanusiaan pada bencana banjir bandang dan longsor Sumatera sudah dilaksanakan untuk yang ke empat kali dan itu digelar dalam tiga minggu. 

- Untuk gelaran pertama dikirim bantuan sembako dan sejenisnya ke desa yang terisolir akibat banjir di Tanjung Pura Langkat. 

- Gelaran yang kedua dikirim bantuan sembako dan sejenisnya ke dua desa yang terisolir di Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh. 

- Gelaran ke tiga dilakukan pengiriman sembako dan sejenisnya ke tiga desa yang terisolir karena bencana banjir bandang dan longsor, yakni satu desa di Kabupaten Tapanuli Utara serta dua desa di Kabupaten Tapanuli Tengah Provinsi Sumatera Utara. 

- Gelaran ke empat dikirim bantuan kemanusiaan di dua desa yang berbeda di Kabupaten Aceh Tamiang. 

Berangkat dari Posko di jalan Pala no. 8 Medan, pada Minggu pagi (20/12) pukul 09.00 WIB langsung ke Kota Kuala Simpang Aceh Tamiang. 

Ada dua desa yang dituju untuk penyerahan bantuan yang terdiri dari sembako, air mineral, susu bayi, biskuit, mie instan, lilin untuk penerangan, obat-obatan, tikar plastik, payung, pakaian baru dan bebas layak pakai, pakaian dalam pria dan wanita hingga kurma. 

Ada hal menarik untuk pengiriman bantuan yang tiga dan ke empat, yakni H. Ardi yang datang dari Jakarta seminggu yang lalu, sehingga bisa ikut mendampingi para relawan yang lainnya, itu menimbulkan semangat bagi rekan-rekan dalam misi kemanusiaan ke daerah bencana Sumatera. 

Di sela-sela penurunan dan penyerahan bantuan ke Datuk atau Kades Bandar Mahligai Kecamatan Sekerak Aceh Tamiang, H. Ardi dalam wawancara singkat menyatakan ke awak media yang mendampingi relawan, "Syukur Alhamdulillah hari ini kita sudah sampai di desa pertama yang kita tuju, untuk selanjutnya nanti kita menuju ke desa yang kedua, selanjutnya saya mengucapkan terimakasih bagi kawan-kawan semua yang bersedia ikut bersama ke daerah yang terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang hari ini, setelah sebelumnya kita juga bersama-sama ke Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah"

Didampingi koordinator relawan, Mulkan Ilzan, H. Ardi menambahkan, "kesoliditan serta bergerak aktif tim peduli sesama ini tidak terlepas juga dari para donatur untuk bagi keberlangsungan groub relawan peduli sesama ini, ada yang dari Jakarta, Jambi, Medan dan dari daerah lainnya, kita ketahui bersama para donatur mengirim bantuan ada berupa dana, sembako, obat-obatan, pakaian, dan lain-lain sebagainya, dan itu semuanya tertulis secara seksama agar nantinya semua akan dilaporkan ke para donaturnya secara lengkap, karena menyangkut amanah dan tanggung jawab, dan sekali lagi saya ucapkan terimakasih bagi kawan-kawan semuanya yang ikut membantu secara ikhlas kepada kegiatan kemanusian pada bencana yang melanda Sumatera kali ini, yang kita usahakan bantuan-bantuan kemanusian secara tepat sasaran kepada warga yang tertimpa bencana", demikian pungkas H. Ardi. 

Selanjutnya para relawan bergerak ke desa selanjutnya, yakni Desa Tanjung Glumpang Kecamatan Sekerak Aceh Tamiang. 

Sekedar mengetahui bersama, kalau di Desa Bandar Mahligai ada 260 KK, 898 jiwa. 

Di Desa Tanjung Glumpang Kecamatan Sekerak Aceh Tamiang ada 217 KK, 728 jiwa dengan satu korban jiwa meninggal dunia. 

Pukul 17.00 WIB relawan bergerak keluar desa menuju Kota Kuala Simpang yang masih dalam keadaan kupak-kapik untuk kembali ke Medan. 

Aliran listrik di Kabupaten Aceh Tamiang belum menyala secara keseluruhan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama